Home » Berita Bola » Karena Melihat Kondisi Yang Dinilai Tak Kondusif, Liga 2 Terancam Digelar di Tempat Netral

Karena Melihat Kondisi Yang Dinilai Tak Kondusif, Liga 2 Terancam Digelar di Tempat Netral

Bolatidur – PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah memastikan menunda babak delapan besar Liga 2. Pertandingan tersebut juga terancam digelar di tempat netral.

Alasan PT LIB menunda babak delapan besar Liga 2 adalah karena melihat kondisi yang dinilai tak kondusif. Dalam beberapa laga telah terjadi keributan bahkan sampai merenggut nyawa suporter.

Banu Yusman menjadi korban jiwa setelah pertandingan Persita Tangerang melawan PSMS Medan. Dia meninggal setelah mengalami luka di kepalanya.

Babak delapan besar akan memakai sistem home tournament. Rencananya akan ada dua kota yang dijadikan tuan rumah.

LIB pun sudah memberikan option kepada klub untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah. LIB memberikan deadline open bidding tuan rumah sampai hari ini, Sabtu (14/10/2017) dan akan diputuskan pada besok, Minggu (15/10/2017).

Ada beberapa klub yang sudah mendaftarkan diri menjadi tuan rumah delapan besar Liga 2. Salah satunya ialah Persebaya Surabaya, Persis Solo dan PSMS Medan.

Ketentuan menjadi tuan rumah adalah memiliki stadium, dua lapangan untuk menggelar latihan dan menyediakan transportasi untuk para peserta.

Namun melihat keadaan saat ini, babak delapan besar kemungkinan digelar di tempat netral. Mengingat makin panasnya tensi pertandingan antar tim yang dikhawatirkan memicu keributan lagi.

“Karena ada kericuhan ini bisa saja opsinya ke tempat netral. Kami lihat Persebaya punya kasus juga kemarin dan kami juga lihat itu juga sebagai pertimbangan,” ujar COO PT LIB, Tigorshalom Boboy.

Meski demikian, Tigor mengatakan semua kepastian baru akan diketahui setelah pertemuan dengan klub-klub pada minggu depan.

“Jadi kami tidak hanya fokus di laga final dan perempat final saja ya, karena suasananya makin lama makin tinggi juga ini dan kami butuh komunikasi juga dengan klub.” Tigor menegaskan.

judi poker bola online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*